• AGEN BOLA DAN SABUNG AYAM ONLINE

  • SUPPORT PALING OKE
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753

Salah Satu Penyakit Mematikan Bagi Ayam Aduan Adalah TETELO

Published 26/04/2017 Tags: , , , , , , , , , , ,

TETELO penyakit ayam yang paling mematikan - Bandar Sabung Ayam Online

TETELO penyakit ayam yang paling mematikan – Bandar Sabung Ayam Online

Bandar Sabung Ayam – Apa yang kamu rasakan jika ketika anda pulang kerja kemudian melihat ayam aduan anda dalam kondisi seperti dibawah ini.

Ayam bangkok aduan yang mati akibat penyakit TETELO - Bandar Sabung Ayam Online

Ayam bangkok aduan yang mati akibat penyakit TETELO – Bandar Sabung Ayam Online

Bandar Sabung Ayam

Agen Bola – Sudah tidak berdaya, mati dengan kondisi mengenaskan, masih mending kalau matinya saat bertarung dikalangan, tapi ini mati karena sebuah penyakit yang dinamakan Tetelo, Tetelo atau Newcastle Desease merupakan penyakit lama yang tetap aktual untuk dikaji ulang, karena penykit ini memang sangat berbahaya, dan sewaktu-waktu dapat menyerang ternak unggas termasuk juga itu ayam aduan kesayangan kita, Newcastle Desease atau ND merupakan masalah yang cukup besar, dan momok bagi dunia peternakan, karena penyakit ini dapat menimbulkan angka kematian yang sangat tinggi hingga mencapai 100% dan waktu penyebarannya yang sangat cepat, baik pada ayam aduan atau ayam ras, ayam buras, maupun jenis unggas lainnya.

Penyakit ND disebabkan oleh virus dari famili Paramyxoviridae dengan genus Pneumovirus atau Paramyxovirus, virus ini dapat menghemaglutasi darah, penyakit ini pertama kali ditemukan oleh dokter Doyle pada tahun 1926 didaerah Newcastle Inggris dan pada tahun yang sama Kraneveld menemukan virus penyakit ini di bogor, kejadian penyakit ini ditemukan di seluruh dunia, dimana menyerang seluruh jenis unggas termasuk juga brung liar, virus penyakit ini dapat ditemukan pada bagian organ-organ seperti alat pernafasan, syaraf dan pencernaan.

Penyebaran penyakit ini biasanya melalui kontak langsung dengan ayam yang sedang sakit dan kotorannya, melalui ransum, air minum, kandang, tempat ransum/minum, peralatan lainnya yang tercemar oleh kuman penyakit, melalui pengunjung, serangga, burung liar dan angin/udara (dapat mencapai radius 5 km), virus ND ditemukan dalam jumlah tinggi selama masa inkubasi sampai masa kesembuhan, virus ini terdapat pada udara yang keluar dari pernapasan ayam, kotoran, telur-telur yang diproduksi selama gejala klinis dan karkas selama infeksi akut sampai kematian.

Gejala penyakit ni dapat di amati melalui gejala pernafasan seperti bersin-bersin, batuk, sukar bernafas, megap-megap dan ngorok; gejala syaraf berupa sayap terkulai, kaki lumpuh (jalan terseret), jalan mundur (sempoyongan) serta kepala dan leher terpuntir (torticoles) yang merupakan gejala khas penyakit ini, kemudian gejala pencernaan meliputi diare berwarna hijau, dan jaringan sekitar mata dan leher bengkak, pada ayam petelur produksinya berhenti, kalau sudah sembuh kualitas telurnya jelek, warna abnormal, bentuk dan permukaanya abnormal dan putih telurnya terlalu encer, hal ini disebabkan oleh karena organ reproduksinya tidak dapat normal kembali, umumnya kematian anak ayam dan ayam muda lebih tinggi dibandingkan ayam tua.

Berhubung penyakit ND disebabkan oleh virus maka sampai saat ini belum ada satu jenis obat yang efektif dapat menyembuhkan penyakit ini, penanggulangan penyakit ND hanya dpat dilakukan dengan tindakan pencegahan yang preventif melalui program vaksinasi yang baik, ada dua jenis vaksin yang dapat diberikan yaitu vaksin aktif dan vaksin inaktif, vaksin aktif berupa vaksin hidup yang telah dilemahkan, diantaranya yang banyak digunakan adalah strain lentogenic terutama vaksin Hitchner B-1 dan Lasota, vaksin ini dapat menimbulkan kekebalan dalam kurun waktu yang lama sehingga penggunaan vaksin aktif lebih dianjurkan dibanding vaksin inaktif.

Program vaksinasi harus dilakukan dengan seksama dan dipertharikan masa kekebalan yang ditumbulkan, vaksinasi pertama sebaiknya diberikan pada hari ke empat umur ayam, vaksinasi lanjutan pada umur empat minggu dan selanjutnya tiap empat bulan sesuai kebutuhan.

Pemberian vaksin juga sangat dibutuhkan agar memperkuat sistem kekebalan tubuh sang ayam - Bandar Sabung Ayam Online

Pemberian vaksin juga sangat dibutuhkan agar memperkuat sistem kekebalan tubuh sang ayam – Bandar Sabung Ayam Online

Pemberian vaksin dapat dilakukan dengan beberapa cara:

  • cara semprot
  • tetes (mata, hidung, mulut)
  • campur air minum
  • suntikan

Dosis dan cara pemakaian masing-masing silahkan dilihat pada leaflet yang ada dalam vaksin, dan hal-hal yang penting yang harus diperthatikan dalam melaksanakan vaksinasi diantaranya adalah:

  1. Vaksinasi hanya dilakukan pada ternak yang benar-benar sehat
  2. Vaksin segera diberikan setelah di larutkan
  3. Hindari vaksin dari sinar matahari langsung
  4. Hindari hal-hal yang dapat menimbulkan stree berat pada ternak
  5. Cuci tangan dengan detergen sebelum dan sesudah melakukan vaksinasi

nah,kami Agen Sabung Ayam Online sudah memberikan tips-tips untuk salah satu penyakit paling mematikan untuk ayam aduan anda, semoga bisa bermanfaat bagi anda yang penghobi sabung ayam.

Hot Promo Dari OKE303 klik disini!

Baca Juga :