• AGEN BOLA DAN SABUNG AYAM ONLINE

  • SUPPORT PALING OKE
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753

Demo 4 November Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Published 05/11/2016 Tags: ,

demo 4 november

Demo aksi damai 4 November berakhir ricuh, polisi terpaksa tembakkan gas air mata.

Demo besar-besaran yang terjadi pada tanggal 4 November  memang terlaksana dengan cukup tertib dan kondusif di siang hari hingga sore hari, namun demo aksi damai itu akhirnya pecah setelah terjaadi kericuhan di depan istana negara. Polisi pun mengeluarkan peringatan dengan menembakkan gas air mata ke arah gerumunan massa itu.

Dalam pantauan, massa terlibat aksi saling dorong dengan petugas, terlihat juga ada aksi saling pukul. Dalam insiden itu, ada beberapa pendemo terluka dan di bawa kebarisan belakang.

Petugas kepolisian sempat memukul mundur pedemo sebelum massa kembali meringsek maju.

Sementara di barisan belakang petugas, terlihat petugas TNI dari satuan Marinir tampak bersiap-siap.

Dari salah satu kelompok ormas yang demo, terlihat kembang api menyala yang semakin memanaskan suasana.

Saat ini suasana semakin tak terkendali. Massa belum bisa ditenangkan. Sementara petugas keamanan cadangan di sekitar Istana sudah mulai disiagakan untuk membantu.

Tak Jelas pemicu kericuhan tersebut. Pantauan CNNIndonesia.com, tiba-tiba saja batu, kayu dan berbagai benda dilemparkan massa HMI ke arah petugas.

Petugas tak membalas lemparan ini. Mereka hanya bertahan di balik tameng. “Jangan terprovokasi,” kata komandan lapangan.

Sementara sejumlah orang dari pendemo berusaha mencegah rekan-rekan mereka dan meminta untuk menahan diri.

Selain melempari petugas, massa dari HMI ini juga membakar kayu dan benda-benda yang ada. Kawasan lampu merah persimpangan tersebut kini dipenuhi asap.

Namun massa semakin beringas. Akibat lemparan ada petugas yang terluka dan wartawan yang terluka karena lemparan batu.

Saat ini polisi bersiaga untuk mengantisipasi massa tak bisa ditenangkan. Sementara sejumlah orang dari pihak pedemo terus berusaha menenangkan massa.

Sejumlah petugas TNI sudah mulai diturunkan untuk membantu pengamanan.