• AGEN BOLA DAN SABUNG AYAM ONLINE

  • SUPPORT PALING OKE
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753

Ini Kata Crutchlow soal Wacana Dashboard Message di MotoGP

Published 26/10/2016 Tags: , , ,

kata crutchlow soal

Oke303 | Agen Judi Bola Online | Agen Sabung Ayam | Agen Sbobet | Agen Maxbet | Agen Bola Tangkas | Agen Casino Online

Ini kata Crutchlow soal wacana dashboard message di MotoGP. Usai komentar dari Marc Marquez, muncul lagi komentar mengenai rumor pemasangan dashboard message. “Itu sangatlah bodoh,” demikian ujar Cal Crutchlow.

Rumor itu sebelumnya disampaikan Mike Webb sebagai race director MotoGP. Dengan memakai sistem ini, tim-tim MotoGP dapat mengirimkan pesan teks yang sederhana pada para pebalap mereka.

Pada saat ini pebalap memang bisa menerima pesan yang serupa di dashboard motor mereka, walau hanya informasi sederhana seperti mengingatkan akan adanya kejadian bendera hitam atau bendera merah, atau saat pebalap yang bersangkutan dikenai ride-through penalty.

Meskipun belum diresmikan, beberapa pebalap dikabarkan telah menjajal teknologi baru ini di beberapa balapan. Sama ketika kemunculan aturan atau teknologi baru, ada pebalap yang sepakat, ada juga yang menolak.

Marquez, pada sela-sela acara kunjungannya ke Indonesia di awal pekan ini, mengatakan ide tersebut tak perlu direalisasikan karena akan mengganggu konsentrasi rider.

kata Crutchlow soal wacana dashboard message di MotoGP

Sama seperti dengan Marquez, Crutchlow pebalap tim LCR Honda, juga mengkritik keras ide dari operator MotoGP.

“Itu adalah hal yang sangat bodoh, saya sangat tidak menyukainya. Kami tak perlu untuk melihat itu. Sekarang ini kami perlu sesuatu hal yang lebih aman. Tetapi, saat Anda menempatkan alat itu pada dashboard motor, kemudian harus melihat ke atas, ke bawah, ke atas, dan ke bawah dengan kecepatan 345 km/jam, menekan banyak tombol serta rem, maka itu akan menjadi sulit sekali,” kata Crutchlow ketika diwawancarai oleh awak media di Empirica Lot 8 SCBD, hari Selasa (25/10/2016) sore WIB.

“Akan tetapi, itu menurut saya, bisa jadi banyak yang setuju dengan pendapat saya. Mungkin juga hanya beberapa rider yang suka. Kalau Anda mau memasangnya, silakan saja. Tetapi, beberapa rider diuntungkan, beberapa rider lain tidak. Maka menurut saya aturan ini masih perlu dipelajari lagi,” tutupnya.