• AGEN BOLA DAN SABUNG AYAM ONLINE

  • SUPPORT PALING OKE
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753

Insiden Valentino Rossi Tendang Wanita di MotoGP Valencia

Published 15/11/2016 Tags: , , , ,

insiden rossi tendang wanita

Agen Judi Bola Online Terpercaya Insiden tendangan Valentino Rossi kepada seorang wanita di paddock Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Sabtu (12/11/2016), bisa berbuntut panjang. Merasa dikasari dengan sengaja, wanita bernama Ana Cabanillas itu dikabarkan berniat memperkarakan The Doctor.

Cabanillas mengatakan dia awalnya tak ingin membawa masalah tersebut ke ranah hukum. Namun, wanita asal Puerto de Santa Maria, Cadiz, Andalusia, Spanyol, itu berubah pikiran setelah melihat video Rossi menendang dirinya.

“Setelah melihat video, saya akan mengambil langkah hukum karena di (Rossi) tak cuma menendang, tapi juga menyikut saya dengan sengaja. Perlakuan kasar seperti itu tak bisa ditoleransi,” kata Cabanillas kepada COPE Radio, Senin (14/11/2016).

Insiden yang videonya viral di media sosial itu terjadi pada sela-sela pergelaran MotoGP Valencia. Kontroversi bermula saat jalan Rossi dan asistennya yang sedang mengendarai skuter terhalang oleh sekumpulan fans yang berkerumun di area paddock.

Terancam Dipidanakan

Saat mencoba menerobos kerumunan fans, tiba-tiba di depan Rossi muncul Cabanillas yang sedang melakukan selfie dengan tongsis dan tak melihat kedatangan pebalap asal Italia itu.

Merasa jalannya dihalangi, Rossi kemudian terlihat menendang Cabanillas. Setelah itu, Rossi langsung tancap gas dengan mimik wajah kesal tanpa berbicara dengan Cabanillas.

Valentino Rossi akhirnya meminta maaf kepada Cabanillas lewat media. Dia beralasan terpaksa berbuat demikian karena kerumunan fans di paddock membuatnya sulit bergerak.

“Saya meminta maaf kepada wanita itu. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, mustahil untuk bergerak di paddock, terutama di trek seperti Cheste (Valencia),” kata Rossi.

“Di sini banyak orang yang mengerumuni saya. Mereka mengejar saya untuk mengambil foto dan sebagian lagi malah mencoba mencuri topi saya. Dalam keadaan seperti itu, mereka harusnya mengerti insiden semacam ini bisa saja terjadi,” ujar Rossi.

Meski Valentino Rossi sudah meminta maaf, Ana Cabanillas tetap berkeras melaporkan rider Movistar Yamaha itu ke otoritas setempat. “Kalau dia tak sengaja, saya pasti sudah memaafkannya,” ujarnya.