• AGEN BOLA DAN SABUNG AYAM ONLINE

  • SUPPORT PALING OKE
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753

Marquez dan Rossi Mulai Menjerit, Ini Rencana Lorenzo di Motegi

Published 13/10/2016 Tags: , , ,

Agen Judi Bola Terpercaya – Secara matematis, hitungan siapa yang bakal menjadi juara dunia MotoGP 2016, masih selalu ada jelang perlombaan Seri ke 15 di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (16/10/2016), yang di mana ini merupakan satu dari empat balap yang tersisa di musim ini.

Dan pembicaraan ini akan berujung pada tiga pembalap teratas di klasemen sementara, Marc Marquez (248 poin), Rossi (196 poin), dan Lorenzo (182 poin). Bahkan tiga balap berturut-turut ke depan (Jepang, Australia, dan Malaysia), sangat menentukan perolehan nilai ketiganya dan juga posisi pada klasemen akhir nantinya.

Selasa (11/10/2016) dua joki tim Repsol Honda, Marc Marquez dan juga Dani Pedrosa (peringkat keempat/155poin) sudah mengumbar rencana yang akan mereka buat selama akhir pekan ini, yaitu dimulai dari sesi latihan bebas pada Jumat (15/10/2016). Yang kali ini pada Rabu (12/10/2016), dua rider tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan juga Jorge Lorenzo bergantian mengungkapkan rencananya.

Salah satu tugas yang membebani tim Yamaha di Jepang, bisa jadi adalah agar mengembalikan penampilan motor YZR-M1 yang tak pernah memenangkan perlombaan lagi dalam tujuh balapan belakangan. Padahal, dua tim Yamaha Movistar sanggup memenangkan lima dari tujuh perlombaan di awal musim 2016.

Lalu apa kata Lorenzo yang bisa dibilang kesempatannya untuk mempertahankan gelar juara dunia yang telah direbutnya pada musim lalu paling tipis daripada Marquez dan Rossi. Porfuera meminta kalau dirinya ingin terus melanjutkan penampilan okenya di GP Aragon, saat dia mencapai finish pada urutan kedua dan tentunya di atas Rossi.

Mengenai pengamat MotoGP Carlo Penat, pasca perlombaan GP Aragon membahaskan jika motivasi Lorenzo menyambut akhir musim 2016 bukanlah untuk mempertahankan juara dunia sekaligus mengkudeta Marquez dari akhir klasemen.

Tetapi Lorenzo mempunyai determinasi yang kuat untuk mencapai finish di atas Rossi, rekan setimnya sendiri, yang dimana Porfuera mau memberi kado gengsi sebagai ‘pembalap terbaik’ Yamaha daripada Rossi sebelum meninggalkan tim Garpu Tala itu untuk pindah pada Ducati Corse 2017.

“Ini merupakan salah satu moment yang paling menarik pada musim 2016. Dan kami akan menjalani tiga lomba berturut-turut yang memerlukan usaha besar dan juga cara dari sisi fisik dan mental,”ungkap Lorenzo.

Apa bermodal sebagai pembalap dengan mencapai rekor kemenangan terbanyak dalam lomba kelas bergengsi di Motegi 3 kali bersama Pedrosa, menjadikan Lorenzo berpacu kembali menjadi yang terbaik di sana dan menyelesaikan paceklik kemenangan Yamaha dalam tujuh balapan belakangan?

“Saya sangat menyukai lintasan di Motegi, karena itu bisa dilihat dari fakta kalau saya mempunyai kenangan yang hebat di sini. Ini melambangkan balap spesial Yamaha dan tentunya bakal menjadi suatu akhir pekan yang menyenangkan bisa kembali ke sana dan naik di puncak podium. Meskipun begitu, lomba kejuaraan ini masih panjang, jadi kami masih harus menghindari kesalahan yang lain dan bersaing sampai akhir musim ini,”tegas Lorenzo.