• AGEN BOLA DAN SABUNG AYAM ONLINE

  • SUPPORT PALING OKE
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753

Pique Sempat Ingin Gantung Sepatu Tahun 2014 Karena Frustasi

Published 19/10/2016 Tags: , , , ,

Oke303 – Pique sempat ingin gantung sepatu tahun 2014 karena frustasi –

Gerard Pique menjalani tahun 2014 dengan suasana yang tidak menyenangkan. Bek Timnas Spanyol dan klub Barcelona itu malah sempat berpikir untuk pensiun.

Di musim 2013/2014, Barcelona memang menjalani musim yang tidak disangka – sangka saat mereka tidak meraih satu gelar pun. Pada kompetisi Liga Spanyol, Barcelona kalah dari Atletico Madrid saat pekan terakhir untuk penentuan juara.

Pique sempat ingin gantung sepatu

Sementara itu, pada Copa del Rey, Barca kalah dari rivalnya Real Madrid saat partai final. Saat di Liga Champions, Los Cules juga tidak lebih baik saat digugurkan Atletico pada perempatfinal.

tetapi 3 hasil yang buruk itu harus diterima oleh semua pemain Barcelona dan lebih sakit lagi untuk semua pemain Tim Nasional Spanyol, termasuk juga Pique, ketika bermain saat Piala Dunia 2014.

Memiliki status sebagai juara bertahan, tim Spanyol hancur berantakan setelah menelan kekalahan 1-5 dari tim Belanda dan 0-2 dari tim Chile yang mengharuskan mereka langsung tersisih di tahap grup.

deretan hasil – hasil buruk yang tak diprediksi itu membuat Pique menjadi frustrasi dan nyaris membuat keputusan untuk pensiun dini.

“Motivasi tersebut sangatlah penting,” kata Pique seperti yang dikutip oleh Soccerway.

“Saya hampir pensiun dari tim Spanyol, Barcelona, dan ingin menghilang dari peredaran saja rasanya. Anda sudah memiliki cukup uang untuk bertahan di sisa hidup Anda. Setelah Piala Dunia tahun 2014, saya sudah tidak memiliki semangat lagi,” imbuhnya.

“Saya mencoba diskusi dengan beberapa pelatih hingga pada akhirnya memutuskan untuk bertahan. Kemungkinan itu karena saya telah memenangi semuanya pada usia muda.”

“kemudian mereka membicarakan tentang peluang Luis Enrique untuk datang, membawa suatu perubahan, mencoba menggiring tim kembali menjadi yang terbaik di dunia. Saya sangat ingin menjadi bagian dari itu semua, dan saat ini saya berada di titik tertinggi karier saya, menikmatinya,” ujarnya.