• AGEN BOLA DAN SABUNG AYAM ONLINE

  • SUPPORT PALING OKE
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753

Valentino Rossi Mengaku Sulit Untuk Menjadi Juara Dunia 2016

Published 01/10/2016 Tags: , , ,

 Oke303 Agen Sabung Ayam – Valentino Rossi Mengaku Sulit Untuk Menjadi Juara Dunia 2016

Di GP Aragon, Spanyol, Valentino Rossi (Yamaha Movistar) memulai lomba dengan ketertinggalan 43 poin dari Marc Marquez (Repsol Honda) dalam perebutan gelar juara dunia musim ini. Rossi mengakui semuanya bakal menjadi semakin sulit karena setelah GP Aragon bedanya semakin besar, kini menjadi 52 poin.
Marquez finish pertama di GP Aragon, juara dunia musim lalu itu berhasil menambah 25 poin hingga saat ini total perolehannya 248 poin. Di lain sisi, Rossi hanya mampu menambah 16 poin karena naik podium ketiga. Total poin Rossi saat ini sebesar 196.
“Sudah terlalu sulit dengan 43 poin dan sekarang menjadi lebih sulit lagi dengan 52 poin. Saya tidak mau memikirkan tentang kejuaraan – kami hanya perlu bekerja keras, tetap konsentrasi, dan dalam tiga pekan kedepan kami harus balapan di luar negeri dan di sirkuit-sirkuit itu selalu saya menyukainya dan biasanya motor kami bagus di sana, jadi kami harus optimis dan mencoba berada di podium dan terutama berusaha untuk finish terdepan,” ujar Rossi, dilansir dari Crash.net, Minggu (25/9/2016).
MotoGP 2016 hanya menyisakan empat seri lagi. Tiga di antaranya akan dilakukan di kawasan Asia, yakni Jepang, Australia, dan Malaysia. Sementara itu Grand Prix pamungkas akan digelar di Valencia, Spanyol, pada bulan November.
Rossi mengatakan Yamaha tidak pernah memenangi seri musim ini setelah Barcelona (seri ke-7). Sementara itu para pebalap Honda juara pada dua seri terakhir. MotoGP musim ini menjadi semakin sulit karena tim – tim lain semakin kuat, terutama Suzuki.
Di GP Aragon, Rossi sebenarnya mempunyai peluang untuk naik podium kedua yang akhirnya diisi oleh rekan setim-nya Jorge Lorenzo. Namun kesalahan di dua lap terakhir pada tikungan ke-11 bikin semuanya sirna.
“Saya melakukan pengereman tetapi saya sedkit terlalu cepat jadi itu terlalu berbahaya dan saya memutuskan untuk memotong tikungan dan melebar karena jika tidak, kami akan tabrakan dan terjadi malapetaka,” ucap Rossi.