• AGEN BOLA DAN SABUNG AYAM ONLINE

  • SUPPORT PALING OKE
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753
  • PIN Blackberry Messenger PIN BBM: D3D535F9
  • ID Wechat ID Line WECHAT & LINE OKE303
  • Yahoo ID Messenger YM CS.OKE303
  • WhatsApp dan SMS WHATSAPP +85511811753

Ini Motivasi Marquez-Pedrosa Ngotot Menangi MotoGP Motegi

Published 14/10/2016 Tags: , , , ,

Agen Judi Online Terpercaya – Selisih antara para pembalap ternama yang berasal dari Spanyol seperti Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan juga Dani Pedrosa dalam jumlah perolehan podium dan kemenangan kelas berengengsi, diklaim akan memanas sepanjang akhir pekan MotoGP Jepang 2016, Jumat-Minggu, 14-16 Oktober 2016.

Tetapi ada penyebab yang lain kemungkinan besar Marquez dan Pedrosa ngotot untuk dapat meraih podium di Sirkuit Motegi dalam akhir pekan ini. Mengapa?

Ternyata, Honda baru merayakan ulang tahun yang ke 50 atas keikutsertaan mereka dalam kelas bergengsi dalam Kejuaraan Dunia Balap GP Motor.
Dan tidak ada alasan lagi bagi Marquez dan Pedrosa untuk tidak memberikan kemenangan dan mempermanis perayaan itu dengan mencapi puncak podium di Motegi.

Namun yang pasti, Marquez akan mengesampingkan lebih dulu apa dia akan menjadi juara atau tidak kalau bisa menjuarai MotoGP Jepang 2016. Contohnya, yang terpenting meraih puncak podium untuk merayakan ulang tahun ke 50 Honda lebih dulu. Terutama balapan akan berlangsung di sirkuit punya mereka sendiri.

Penting diketahui keikutsertaan Honda dalam kelas bergengsi Kejuaraan Dunia Balap GP Motor diawali Mei 1966 saat Jim Redman mengendarai motor prototipe pertama mereka yaitu Honda RC181.

Redman langsung sukses, dengan mencetak kemenangannya dalam lomba kedua di Sirkuit Hockenheim, Jerman. Kamis, 13 Oktober 2016, Marquez dan Pedrosa menjadi pembalap tim Repsol Honda di Motegi pada saat merayakan keikutsertaannya yang ke 50 tahun Honda di GP Motor.

Dari sekedar info dan fakta, Pedrosa sudah memenangkan tiga dari lima lomba terakhirnya dalam kelas bergengsi di Motegi. Sedangkan tugas Marquez lebih berat, karena ia belum menang sekalipun dalam kelas bergengsi yang telah berlangsung di sana.